Belajar cara kerja robot, perlahan dan jelas.
Pilih satu divisi, baca penjelasannya langkah demi langkah, lihat ilustrasi bergerak yang sesuai, lalu coba parameter di simulator. Lab ini adalah alat belajar berbasis source robot, bukan kontrol untuk robot fisik.
Materi tetap terpisah agar mudah dipahami.
Ketiga divisi saling terhubung pada robot, tetapi fokus belajar dan istilahnya berbeda. Mulailah dari bagian yang ingin dipelajari.
Belajar sebelum mencoba.
Sistem vision tidak langsung memberi perintah gerak. Sistem ini mengubah gambar kamera menjadi data yang dapat dibaca oleh bagian robot lain.
Memahami bagaimana robot mengenali bola dan memperkirakan posisinya.
Akuisisi Gambar dari Kamera
Setiap frame berisi lapangan, bola, dan gangguan visual. Detector menerima frame ini sebagai masukan; ia belum mengetahui jarak bola pada tahap ini.
Input source: detector memakai input_size 320×320 dan memproses setiap 2 frame pada konfigurasi saat ini.
Mulai dari preset Konfigurasi Source. Naikkan confidence sampai bola tidak lagi terdeteksi, lalu baca perubahan status detector dan localizer.
Deteksi yang terlihat di layar belum cukup. Hanya hasil dengan ukuran dan keyakinan yang valid yang dapat diteruskan menjadi posisi bola.
Mengenali dan Menentukan Posisi Bola
- 1.Garis scan muncul ketika detector belum menemukan hasil yang dapat dipakai.
- 2.Kotak biru mengunci bola ketika confidence melewati ambang yang dipilih.
- 3.Hasil diteruskan ke localizer hanya jika radiusnya juga valid.